Pernah mendengar bunga kelahiran September? Topik ini di Indonesia masih sangat jarang dibahas, apalagi yang mengerti tentang hal tersebut. Mengutip dari Fimela.com (2019), masing-masing bulan kelahiran ternyata memiliki simbol bunga berbeda. Bisa satu bunga atau lebih, menyesuaikan karakteristik bulan itu sendiri.

Sebagaimana bulan September, sesuai pembagian musim, sudah termasuk musim semi. Bunga bermekaran, penuh keindahan, dan kebahagiaan. Oleh sebab itulah, September diwakili oleh dua bunga yang melambangkan karakteristik tersebut, yaitu Aster dan Morning Glory. Mengapa kedua bunga itu?
Mengenal Bunga Kelahiran September, Aster

Bunga pertama yang melambangkan September adalah Aster. Kenapa bunga yang satu ini bisa sampai jadi simbol untuk kelahiran September, ya? Katanya, tidak kenal maka tidak akan sayang. Maka dari itu, kenalan dengan karakteristik Aster dulu, yuk!
Karakteristik dan Makna Bunga Aster

1. Bersumber dari Bloom and Wild (2024), ‘Aster’ dalam Bahasa Yunani itu mempunyai arti ‘star’ alias bintang. Di sisi lain, bentuknya memang menyerupai bintang. Padahal lebih dari itu, Aster merupakan representasi kebijaksanaan, kemurnian, dan keyakinan.
2. Mengutip dari IDN Times (2024), bunga Aster itu bentuknya mungil dan memiliki banyak warna (pink, putih, merah, ungu) yang melambangkan suka duka kehidupan dan harapan. Sesuai dengan bulan September yang menjadi awal baru setelah musim gugur.
3. Sementara dari Beautynesia (2024) bunga kelahiran September yang satu ini mengandung antitoxin yang bisa menjadi penawar racun. Artinya, Aster melambangkan kesembuhan dan kebangkitan.
Fakta dan Mitos Bunga Aster
Sudah lebih mengenal karakteristik dan representasi bunga Aster, ‘kan? Rupanya, banyak fakta dan mitos yang beredar tentang bunga Aster, apalagi setelah ditetapkan sebagai simbol kelahiran bulan September. Ini fakta dan mitosnya mengutip dari Icy Sedgwick (2023).
A. Fakta Bunga Aster
Aster merupakan salah satu bunga paling tua di dunia.
Bunga ini mempunyai beberapa nama alias, antara lain michaelmas daisy dan daisy liar.
B. Mitos Bunga Aster
Mitos pertama tentang bunga kelahiran September ini adalah kemampuan magisnya mengusir peri penculik.
Kemudian, bunga Aster mampu mengungkapkan perasaan seseorang ke kamu, dengan mencabut kelopaknya satu per satu dan merapal ‘dia mencintaiku’ dan ‘dia tidak mencintaiku’. Kelopak bunga terakhir menentukan jawaban dari pertanyaan hati itu.
Aster juga dipercaya sebagai reinkarnasi Alcestis, putri Raja Pelias.
Mengenal Bunga Kelahiran September, Morning Glory

Setelah cukup mengenal bunga Aster, saatnya kamu kenalan lebih jauh dengan bunga Morning Glory, yang sebenarnya mungkin lebih familiar. Seperti apa karakteristik bunga yang berarti ‘kemuliaan pagi’ itu?
Karakteristik dan Makna Morning Glory
1. Mengutip dari Almanac (2024), Morning Glory merupakan bunga yang unik, karena mekar di pagi hari, tapi kembali menguncup pada sore hingga matahari terbit lagi. Inilah alasan utama bunga ini mendapatkan namanya sekaligus mewakili bulan September sebagai awal baru musim semi.
2. Bentuknya mirip terompet dan mayoritas berwarna ungu kebiruan. Padahal sebenarnya, Morning Glory juga ada yang berwarna putih, merah, dan juga pink.
3. Morning Glory merupakan representasi September yang pas, yaitu gairah, semangat, dan keyakinan. Ya, meskipun naik turun, sebagaimana bunga itu menguncup pada malam sampai pagi hari.
Fakta dan Mitos Bunga Morning Glory

Tidak hanya bunga kelahiran September Aster yang memiliki fakta dan mitos di tengah masyarakat. Bersumber dari Facts.net (2024), inilah sederet fakta dan mitos bunga Morning Glory.
A. Fakta Bunga Morning Glory
Morning Glory mengandung racun, tapi oleh ahli herbal, kandungan racunnya justru bisa menjadi obat yang ampuh untuk banyak penyakit, seperti gangguan pencernaan dan peradangan.
Meskipun selalu menguncup pada malam sampai pagi hari, pertumbuhan Morning Glory dengan cara merambat itu sangat cepat. Hanya dalam beberapa hari saja, bisa memenuhi dinding rumah kamu.
B. Mitos Bunga Morning Glory
Morning Glory, menurut legenda rakyat Tiongkok, sebenarnya jelmaan Dewi Bulan, agar bisa bersinar saat pagi hari. Sebab, ketika malam hari harus menampakkan diri dalam bentuk bulan, sehingga bunganya menguncup.
Sementara di Jepang, Morning Glory menjadi jimat untuk mengusir roh jahat.
Aster dan Morning Glory, Representasi September yang Sempurna
Bagaimana menurut pendapat kamu tentang bunga kelahiran September Aster dan Morning Glory? Tidak dapat dimungkiri, bahwa keduanya memiliki beberapa kesamaan, yaitu indah, variasi warna hampir sama, dan menggambarkan harapan serta semangat secara sempurna.
Tidak berlebihan memang, jika Aster dan Morning Glory menjadi simbol dari bulan September. Bulan pertama setelah musim gugur, yang identik dengan kekecewaan dan kehancuran. September yang menjadi awal musim semi merupakan harapan untuk langkah yang lebih baik. Dalam sekali, ya?
Kamu bisa menghadiahkan buket bunga Aster atau Morning Glory untuk orang terkasih yang sedang berulang tahun, memiliki hari bahagia, atau menggelar perayaan di bulan September. Jangan ragu menjadikan kedua bunga itu simbol doa dan harapan terbaikmu untuk orang terkasih!
Baca juga:
Bunga Kelahiran Agustus dengan Racunnya: Gladiol dan Poppy
Keindahan Makna Bunga Kelahiran Oktober: Marigold & Cosmos






