Flowerpedia

Bunga Ditaruh di Kulkas Tidak Layu? Ini Fakta dan 3 Tipsnya!

Bunga Ditaruh di Kulkas Tidak Layu?

Bunga potong atau buket memang banyak dimanfaatkan sebagai hadiah dan dekorasi. Tentu, agar tetap terjaga keindahannya, beberapa orang akan melakukan berbagai cara untuk membuatnya awet. Salah satunya dengan meletakkannya di kulkas. Tapi, apa bunga ditaruh di kulkas benar-benar bisa membuatnya tidak layu? Yuk, cari tahu di sini!

Apakah Bunga Ditaruh di Kulkas Akan Layu?

Berapa lama bunga segar bisa bertahan? Secara umum, daya tahan bunga berbeda-beda tergantung jenisnya. Ada bunga yang hanya bertahan 2 hingga 4 hari, sementara yang lain bisa bertahan lebih dari 2 minggu.

Tentu saja, ada beberapa cara untuk menyimpan bunga agar lebih awet. Banyak orang berpikir bahwa menyimpan bunga di kulkas adalah langkah terbaik. Namun, beberapa masih ragu karena khawatir bunga akan cepat membusuk akibat kadar air yang terlalu tinggi.

Faktanya, kekhawatiran ini memang beralasan. Menyimpan bunga segar di kulkas bisa membuatnya cepat layu. Apalagi jika bunga dipindahkan ke suhu ruangan, perubahan suhu yang drastis dapat merusak sel-selnya, sehingga bunga tidak akan bertahan lama.

Jika kamu masih penasaran dan ingin mencoba menyimpan bunga di kulkas, ada beberapa tips yang bisa dicoba, seperti menutupi bunga dengan tisu atau kertas untuk mengurangi risiko kerusakan. Selain itu, kamu bisa menggunakan display chiller atau flower showcase yang dirancang khusus untuk menjaga kesegaran bunga.

Baca juga: 6 Cara Agar Bunga Buket Tidak Layu dan Tahan Lama

Tips Merawat Buket Bunga Agar Tidak Cepat Layu

Setelah tahu kalau bunga ditaruh di kulkas justru membuatnya lebih mudah layu, maka kamu bisa coba beberapa tips lain berikut untuk jaga kesegarannya tanpa kulkas. Yuk, cari tahu!

1. Hindari Cahaya Matahari Langsung

Alih-alih bunga ditaruh di kulkas, kamu sebenarnya cukup meletakkan bunga di suhu ruangan saja. Tapi, kamu harus pastikan kalau bunga tidak terkena sinar matahari langsung, seperti di dekat jendela. Serta pastikan bahwa suhu ruangan tersebut stabil dan ada di kisaran 10 sampai 17 derajat celcius.

2. Letakkan Bunga dalam Vas Berisi Air

Kamu juga bisa meletakkan bunga dalam vas bersih yang sudah berisi air. Tapi, pastikan airnya tidak terlalu banyak dan hanya bagian tangkai saja yang terendah, sekitar 2 cm. Karena air yang terlalu banyak justru akan buat bunga jadi lebih cepat busuk. Air tersebut juga harus kamu ganti secara rutin minimal 2 hari sekali.

3. Potong Tangkainya

Ketimbang mengikuti tips bunga ditaruh di kulkas, akan lebih baik kalau kamu rajin memotong bagian tangkai bawah bunga setiap hari. Tujuannya sendiri untuk mengurangi risiko layu dan pembusukan yang menyebar karena tangkai bunga terus terendam air.

Kamu bisa pakai pisau tajam dan potong tangkainya kurang lebih sekitar 1 cm. Pastikan kamu memotongnya secara diagonal agar penyerapannya optimal.

Nah, jika ada bagian lain seperti daun atau kelopaknya yang sudah mulai layu, kamu juga bisa potong, ya. Ini untuk menghindari bagian tersebut mengeluarkan gas etilen yang bisa mempercepat pembusukan.

Itulah fakta tentang bunga ditaruh kulkas yang ternyata tidak disarankan untuk kamu lakukan. Ini karena kulkas biasa tidak bisa mengatur kelembaban bunga dan suhunya pun terlalu dingin. Jadi, kalau kamu tidak memiliki chiller khusus bunga, kamu bisa terapkan tips merawat bunga di atas saja, ya. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Sebenarnya ada alternatif lain untuk bunga yang layu, yaitu bunga yang diawetkan, atau istilah kerennya ‘Preserved Flower’. Ini efektif untuk kamu yang ingin bunga yang kamu berikan awet selamanya.

Baca juga: Apa itu Preserved Flower Dan Bagaimana Cara Merawatnya

Shares: