{"id":32654,"date":"2022-12-07T08:30:00","date_gmt":"2022-12-07T01:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/delovery.com\/blog\/?p=32654"},"modified":"2024-08-15T17:46:50","modified_gmt":"2024-08-15T10:46:50","slug":"kenali-love-language","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/","title":{"rendered":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan ini, istilah love language atau bahasa cinta seringkali menjadi perbincangan di sosial media. Banyak orang yang penasaran, sehingga mereka menebak-nebak, bahkan mengikuti tes untuk mengetahui tipe love language dirinya atau pasangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, perlu diketahui bahwa dalam sebuah relationship, bahasa cinta yang dimiliki antara kamu dan pasangan bisa saja berbeda. Dengan memahami ekspresi cinta yang dimiliki oleh pasangan, maka kamu bisa mencintainya dengan baik sesuai yang ia inginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas sebenarnya, apa saja jenis love language yang kemungkinan paling sesuai dengan kamu? Yuk, simak macam-macam bahasa cinta di bawah ini untuk mengetahui kamu dan pasangan tipe yang mana!<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal 5 Macam Love Language<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.\u00a0 Apa saja? Berikut merupakan jenis-jenis bahasa cinta yang kemungkinan kamu miliki.<\/span><\/p>\n<h3><b>Word Of Affirmation<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe bahasa cinta yang pertama yaitu word of affirmation atau merupakan kata-kata penegasan. Penyampaian bahasa cinta ini ditunjukkan dengan kata-kata manis dan romantis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32666 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/word-of-afirmation.jpg\" alt=\"love language \" width=\"600\" height=\"600\" \/>Misalnya seperti ungkapan rasa sayang, ucapan terima kasih, ucapan selamat, memuji penampilan pasangan, dan lain sebagainya. Jenis bahasa cinta ini, bisa disampaikan secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui pesan pribadi, sambungan telepon, video call, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila pasangan memiliki love language word of affirmation, kamu bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengungkapkan segala hal yang dirasakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tidak bisa menyampaikan kata-kata manis dan romantis secara langsung, kamu bisa menyampaikan melalui tulisan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakanlah kata-kata bijak, karena seseorang dengan bahasa cinta jenis ini sangat memperhatikan setiap kata yang diucapkan maupun didengar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pahamilah kalimat yang disukai oleh pasangan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Quality Time\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32665 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/quality-time.jpg\" alt=\"love language \" width=\"600\" height=\"600\" \/>Bentuk ekspresi kasih sayang dari bahasa cinta ini ditandai dengan kesenangan menghabiskan waktu bersama pasangan. Ciri lainnya dari seseorang yang memiliki bahasa cinta quality time adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa kesepian saat pasangan tidak memiliki banyak waktu untuk bersama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat menghargai waktu yang dihabiskan saat bersama pasangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka, menghabiskan waktu bersama pasangan lebih penting dibandingkan kata-kata, hadiah, serta love language tipe lainnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa kesal dan sedih saat pasangan tidak memiliki waktu untuk bertemu\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Physical Touch<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32664 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/physical-touch.jpg\" alt=\"love language\" width=\"600\" height=\"600\" \/>Sesuai dengan artinya, bahasa cinta physical touch merupakan ungkapan sayang yang ditunjukkan melalui sentuhan fisik secara langsung. Bagi mereka yang memiliki bahasa cinta tipe ini, senang menunjukkan rasa sayangnya dengan cara menyentuh, membelai, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa cinta physical touch, dinilai sebagai ekspresi kasih sayang yang efektif. Namun dengan syarat, harus dilakukan dalam suasana yang penuh cinta dan tidak ada unsur pemaksaan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Act Of Service<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Love language act of service merupakan ungkapan kasih sayang yang ditampilkan dengan cara melakukan tindakan untuk membantu atau meringankan beban pasangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32663 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/act-the-service.jpg\" alt=\"love language\" width=\"600\" height=\"600\" \/>Apabila pasangan memiliki bahasa cinta tipe ini, beberapa tindakan yang bisa kamu lakukan adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berusaha menyenangkan pasangan melalui tindakan nyata<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengarkan keluh kesah pasangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan apresiasi terhadap hal-hal yang dilakukan pasangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menunjukkan komitmen melalui tindakan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Receiving Gift<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang memiliki love language jenis ini, biasanya akan merasa dicintai dan diperhatikan saat menerima hadiah. Artinya, mereka membutuhkan tindakan atau bukti yang nyata, bukan sekadar kata-kata saja. Maka dari itu, apabila pasangan kamu memiliki bahasa cinta ini, tak ada salahnya memberikan hadiah yang berkesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32661 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/hand-bouquet-delovery.jpg\" alt=\"Kado hand bouquet untuk sampaikan rasa sayang pada pasangan\" width=\"600\" height=\"600\" \/>Misalnya pada saat momen spesial, kamu bisa memberikan buket bunga yang indah ini untuk menyampaikan rasa sayang kepada pasangan. Untuk mendapat inspirasi hadiah buket bunga ini, langsung klik: <a href=\"https:\/\/www.delovery.com\/bunga\/buket-bunga\">Katalog Buket Bunga<\/a>.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-32662 aligncenter\" src=\"https:\/\/delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/kado-custom-karikatur.jpg\" alt=\"Kado custom karikatur bisa membuat pasangan merasa dicintai\" width=\"600\" height=\"600\" \/>Atau, memberikan hadiah sederhana namun bermakna seperti kado custom juga bisa membuat pasangan senang dan merasa dicintai. Kamu bisa kirim kado custom seperti di gambar ini disini: <a href=\"https:\/\/www.delovery.com\/kado\/personalized-gift\">Kado Custom<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memberikan hadiah berupa barang, kamu juga bisa sesekali memberikan surprise. Apalagi jika surprise tersebut diberikan saat hari istimewanya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mengetahui apakah pasangan kamu memiliki love language tipe ini, bisa dilihat melalui ciri-ciri sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Senang memberi atau menerima hadiah meskipun tak ada acara spesial<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suka menerima atau memberi surprise<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu antusias saat menerima hadiah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyimpan setiap hadiah yang pernah diterima dan tidak membuangnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghargai setiap pemberian, dibuktikan dengan cara menggunakannya, merawatnya, dan menyimpannya dengan baik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa sedih dan tidak nyaman saat tidak mendapatkan hadiah pada momen spesial. Misalnya seperti pasangan tidak memberikan hadiah saat hari ulang tahunnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan terkait macam-macam love language yang perlu kamu ketahui agar bisa mencintai pasangan lebih baik lagi. Bagi kamu yang sedang berusaha untuk memenuhi bahasa cinta pasangan, terus berusaha ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesekali, cobalah untuk memberikan pasangan hadiah. Meskipun bahasa cinta pasangan kamu bukan tipe receiving gift, namun tak ada yang tidak senang saat menerima hadiah, kan?\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memberikan hadiah yang disediakan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/www.delovery.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Delovery<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, diharapkan bisa membuat relationship kalian menjadi semakin erat. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini, istilah love language atau bahasa cinta seringkali menjadi perbincangan di sosial media. Banyak orang yang penasaran, sehingga mereka menebak-nebak, bahkan mengikuti tes untuk mengetahui tipe love language dirinya atau pasangan.\u00a0 Sebelumnya, perlu diketahui bahwa dalam sebuah relationship, bahasa cinta yang dimiliki antara kamu dan pasangan bisa saja berbeda. Dengan memahami ekspresi cinta yang dimiliki oleh pasangan, maka kamu bisa mencintainya dengan baik sesuai yang ia inginkan.\u00a0 Lantas sebenarnya, apa saja jenis love language yang kemungkinan paling sesuai dengan kamu? Yuk, simak macam-macam bahasa cinta di bawah ini untuk mengetahui kamu dan pasangan tipe yang mana! Mengenal 5 Macam Love Language Menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.\u00a0 Apa saja? Berikut merupakan jenis-jenis bahasa cinta yang kemungkinan kamu miliki. Word Of Affirmation Tipe bahasa cinta yang pertama yaitu word of affirmation atau merupakan kata-kata penegasan. Penyampaian bahasa cinta ini ditunjukkan dengan kata-kata manis dan romantis.\u00a0 Misalnya seperti ungkapan rasa sayang, ucapan terima kasih, ucapan selamat, memuji penampilan pasangan, dan lain sebagainya. Jenis bahasa cinta ini, bisa disampaikan secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui pesan pribadi, sambungan telepon, video call, dan masih banyak lagi. Apabila pasangan memiliki love language word of affirmation, kamu bisa melakukan beberapa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2160,"featured_media":32660,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1741,1744],"tags":[],"class_list":["post-32654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-momen-romantis","category-momen-valentine"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Inspirasi dan Tips seputar bunga dan kado by Delovery\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/delovery.id\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-07T01:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-15T10:46:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Biru Pangestu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Biru Pangestu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Biru Pangestu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/be7052a8a6679751be27c9285df62ce8\"},\"headline\":\"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?\",\"datePublished\":\"2022-12-07T01:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T10:46:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/\"},\"wordCount\":726,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/love-language.jpg\",\"articleSection\":[\"Momen Romantis\",\"Momen Valentine\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/\",\"name\":\"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/love-language.jpg\",\"datePublished\":\"2022-12-07T01:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T10:46:50+00:00\",\"description\":\"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/love-language.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/love-language.jpg\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"love language\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/kenali-love-language\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Inspirasi dan Tips seputar bunga dan kado dari Delovery\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Delovery.com\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/logo_delovery-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/logo_delovery-1.webp\",\"width\":256,\"height\":66,\"caption\":\"Delovery.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/delovery.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/delovery.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@delovery.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@delovery\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/be7052a8a6679751be27c9285df62ce8\",\"name\":\"Biru Pangestu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045\",\"caption\":\"Biru Pangestu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.delovery.com\\\/blog\\\/author\\\/internship-mf01\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?","description":"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?","og_description":"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.","og_url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/","og_site_name":"Inspirasi dan Tips seputar bunga dan kado by Delovery","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/delovery.id\/","article_published_time":"2022-12-07T01:30:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-15T10:46:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Biru Pangestu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Biru Pangestu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/"},"author":{"name":"Biru Pangestu","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#\/schema\/person\/be7052a8a6679751be27c9285df62ce8"},"headline":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?","datePublished":"2022-12-07T01:30:00+00:00","dateModified":"2024-08-15T10:46:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/"},"wordCount":726,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg","articleSection":["Momen Romantis","Momen Valentine"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/","name":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg","datePublished":"2022-12-07T01:30:00+00:00","dateModified":"2024-08-15T10:46:50+00:00","description":"Love language saat ini seringkali menjadi perbincangan di sosial media, menurut Dr. Gary Chapman, love language terbagi menjadi lima jenis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/love-language.jpg","width":1200,"height":675,"caption":"love language"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/kenali-love-language\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Blog","item":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali 5 Macam Love Language, Kamu yang Mana?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/","name":"Inspirasi dan Tips seputar bunga dan kado dari Delovery","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#organization","name":"Delovery.com","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo_delovery-1.webp","contentUrl":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo_delovery-1.webp","width":256,"height":66,"caption":"Delovery.com"},"image":{"@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/delovery.id\/","https:\/\/www.instagram.com\/delovery.id\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@delovery.id\/","https:\/\/www.youtube.com\/@delovery\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/#\/schema\/person\/be7052a8a6679751be27c9285df62ce8","name":"Biru Pangestu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045","url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045","contentUrl":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/90fec7d22d1c00312746cd97ccb48e90.jpg?ver=1781977045","caption":"Biru Pangestu"},"url":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/author\/internship-mf01\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2160"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32654"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32654\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.delovery.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}