Blog » Flowerpedia » Arti Bunga Peony Berdasarkan Warna, Beserta Sejarah Budaya

Bunga peony atau peoni dikenal dengan keindahan dan kemewahannya.

Berasal dari Asia, Eropa, dan Amerika Utara, peony telah lama dianggap sebagai simbol kecantikan dan kemakmuran.

Dalam berbagai budaya, bunga ini sering dikaitkan dengan berbagai makna simbolis yang kaya dan mendalam.

Peony menjadi bunga nasional Tiongkok dan Jepang, serta sering dijadikan bunga simbol pada perayaan-perayaan penting seperti pernikahan dan festival.

Namun, tidak hanya di Asia, peony juga dikenal dalam sejarah dan budaya Barat, terutama di Peradaban Yunani Kuno. Bunga peony telah menjadi inspirasi bagi seniman, perajin, dan desainer selama berabad-abad.

Artikel ini akan menjelaskan arti bunga peony berdasarkan warna, sejarah dan makna simbolis bunga peony dalam berbagai budaya.

Arti Umum Bunga Peony

Bunga peony memiliki banyak arti simbolis yang berbeda tergantung pada budaya dan konteksnya.

Di Tiongkok, bunga peony dikenal sebagai “Ratu dari semua bunga” dan dianggap sebagai simbol kemakmuran, kehormatan, dan keberuntungan.

Di Eropa, peony sering dikaitkan dengan romantisme dan keindahan.

Secara umum, peony melambangkan keindahan, kemakmuran, dan kehormatan.

Arti Bunga Peony Berdasarkan Warna

1. Peony Pink

Bunga Meja Wishpering Princess: Arti Bunga Peony

Warna pink melambangkan cinta, romansa, dan nasib baik. Bunga peony pink sering digunakan dalam acara pernikahan dan perayaan cinta lainnya karena asosiasinya dengan kebahagiaan dan cinta yang abadi.

Untuk melihat detail rangkaian bunga Peony Pink seperti foto di atas, cek katalog produk kami: Bunga Meja Wishpering Princess

2. Peony Putih

Arti Bunga Peony putih

Melambangkan kemurnian, kehormatan, dan elegan. Bunga peony putih sering digunakan dalam acara-acara formal dan upacara keagamaan untuk melambangkan kesucian dan penghormatan.

3. Peony Merah

Arti Bunga Peony merah

Warna merah pada peony melambangkan gairah, rasa hormat, dan kekayaan. Peony merah sering dianggap membawa keberuntungan dan kemakmuran, serta digunakan dalam perayaan besar untuk menarik energi positif.

4. Peony Kuning

Arti Bunga Peony kuning

Bunga peony kuning sering dikaitkan dengan awal yang baru, kebahagiaan, dan kelimpahan. Warna kuning cerah melambangkan kebahagiaan dan optimisme.

5. Peony Biru

Arti Bunga Peony biru

Meskipun bunga peony biru tidak alami dan sering dihasilkan melalui pewarnaan atau manipulasi digital, mereka melambangkan misteri dan keunikan.

Peony biru dapat digunakan untuk menyampaikan perasaan yang mendalam dan unik.

Lalu, apa perbedaan bunga peony dengan bunga lain seperti tulip dan daisy?

Bunga peony dikenal karena kelopak besar dan rimbunnya, sedangkan tulip memiliki kelopak yang lebih sederhana dan daisy memiliki kelopak yang kecil dan simetris. Masing-masing memiliki makna simbolis yang berbeda.

Baca juga: Makna Bunga Daisy Yang Menarik Sesuai Warnanya

Bunga Peony dalam Budaya dan Feng Shui

Bunga Peony dalam Budaya Indonesia

Di Indonesia, bunga peony dikenal dengan nama yang sama dan sering dianggap sebagai simbol keindahan dan kemewahan.

Bunga peony tidak tumbuh secara alami di Indonesia, tetapi dapat ditemukan dalam bentuk impor untuk dekorasi.

Harga bunga peony bervariasi tergantung pada jenis dan asalnya, namun umumnya cukup mahal karena merupakan bunga impor.

Meskipun bunga ini tidak tumbuh di Indonesia, bunga peony sering digunakan dalam dekorasi acara-acara besar dan pernikahan.

Bunga ini juga menjadi inspirasi dalam seni dan kerajinan lokal.

Peony dalam Budaya Tiongkok

Peony atau Mudan dalam bahasa Mandarin, adalah salah satu bunga yang paling dihormati dan dihargai di Tiongkok.

Selain menjadi bunga nasional Tiongkok, peony juga menjadi bunga simbol yang penting dalam budaya Tiongkok.

Bunga peony memiliki sejarah dan mitos yang sangat kaya, salah satunya adalah legenda Tiongkok yang mengisahkan tentang Peony sebagai Ratu Bunga.

Menurut legenda Tiongkok, Peony dipilih sebagai Ratu Bunga setelah mengalahkan para pesaingnya dalam sebuah kontes.

Dalam kontes tersebut, para bunga harus menunjukkan keindahan dan keunikan mereka untuk dipilih sebagai Ratu Bunga. Peony dengan keindahannya yang menakjubkan, berhasil menjadi Ratu Bunga dengan penampilan yang menawan, kharisma yang kuat, dan aroma yang wangi.

Setelah menjadi Ratu Bunga, Peony memimpin para bunga dalam kerajaan bunga, dan menjadi pusat perhatian. Banyak para pengunjung yang datang dari jauh untuk melihatnya dan mengagumi keindahannya.

Peony dikenal sebagai bunga yang penuh dengan kemewahan, kemakmuran, dan keindahan, sehingga menjadi simbol kesuburan, keberuntungan, dan kebahagiaan dalam budaya Tiongkok.

Selain itu, Peony juga memiliki peran yang sangat penting dalam mitologi Tiongkok. Menurut legenda, Peony adalah simbol keabadian dan kehidupan yang bahagia.

Dengan melambangkan keabadian, bunga Peony sering dipakai untuk merayakan momen anniversary pernikahan begitu pula dengan bunga mawar, tulip hingga lili. Cari tahu selengkapnya di artikel kami: Bikin Pasangan Meleleh Dengan Bunga Romantis Anniversary

Banyak orang Tiongkok percaya bahwa memiliki bunga peony di rumah mereka akan membawa keberuntungan dan kemakmuran, serta membawa kebahagiaan dalam hidup mereka.

Peony dalam Budaya Jepang

Bunga Peony, yang dikenal sebagai bunga nasional Tiongkok, juga memiliki tempat yang penting dalam budaya Jepang.

Di Jepang, bunga peony dikenal dengan nama Botan dan sering dihubungkan dengan keberuntungan, keberhasilan, dan kemakmuran. Bunga ini juga sangat dihargai sebagai bunga yang indah dan elegan, dan sering digunakan dalam berbagai festival dan upacara tradisional.

Salah satu contoh penggunaan bunga peony dalam budaya Jepang adalah pada saat perayaan “Hari Tango no Sekku”, yang juga dikenal sebagai “Hari Bunga Botan”.

Perayaan ini diadakan setiap tahun pada tanggal 5 Mei dan diperingati sebagai hari keberuntungan dan kesuksesan bagi anak laki-laki.

Pada saat perayaan ini, bunga peony menjadi simbol keberuntungan dan dianggap membawa berkah bagi anak-anak laki-laki.

Selain itu, bunga peony juga sering dijadikan sebagai hiasan dalam bentuk lukisan, porselen, dan kain di Jepang.

Peony dalam Tradisi Shinto

Selain itu, bunga peony juga memiliki makna simbolis yang kuat dalam tradisi Shinto Jepang.

Dalam Shinto, bunga peony dianggap sebagai simbol kebaikan, kemurnian, dan kesucian. Bunga ini juga sering dihubungkan dengan dewa-dewi yang memiliki kekuatan dan kemampuan supernatural, sehingga dianggap sebagai simbol kekuatan dan keberanian.

Dalam kebudayaan Jepang, bunga peony bukan hanya sekadar bunga yang indah dan elegan, tetapi juga memiliki makna simbolis yang kuat.

Peony menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya Jepang.

Hal ini menjadi inspirasi bagi seniman dan perajin dalam menciptakan karya seni dan kerajinan yang indah dan unik. Oleh karena itu, bunga peony menjadi bagian penting dari kebudayaan Jepang dan dihargai oleh masyarakat Jepang sebagai simbol keindahan dan keberuntungan.

Peony dalam Feng Shui

Dalam praktik Feng Shui, bunga peony dianggap sangat penting. Peony dipercaya membawa energi cinta dan romansa, terutama yang berwarna pink dan merah.

Bunga peony putih digunakan untuk menarik energi kesucian dan kehormatan.

Peony kuning dipercaya dapat membawa kebahagiaan dan kelimpahan ke dalam rumah.

Secara umum, bunga peony dipercaya dapat meningkatkan mood atau menjadi mood booster. Tapi bunga apa lagi ya yang bisa meningkatkan mood kita? Cari tahu di artikel kita tentang: Bikin Hati Senang, Ini 10+ Bunga Yang Bisa Menjadi Mood Booster.

Kisah Peony dalam Mitologi Yunani

Menurut legenda Yunani kuno, bunga Peony diyakini memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Ada cerita tentang seorang dewi bernama Peony yang sangat dihormati oleh rakyatnya.

Dewi Peony memiliki kecantikan dan kebijaksanaan yang luar biasa, dan dia dianggap sebagai pelindung para petani dan pengrajin. Namun, suatu hari, dewi Peony dituduh melakukan kesalahan dan dihukum mati oleh para dewa.

Namun, karena kebaikan hati Peony, para dewa memutuskan untuk mengubahnya menjadi sebuah bunga yang sangat indah, yang sekarang kita kenal sebagai bunga Peony.

Menurut legenda, bunga Peony memiliki kekuatan magis yang bisa melindungi kita dari kejahatan dan membawa keberuntungan.

Banyak orang Yunani kuno percaya bahwa jika mereka menanam bunga Peony di dekat rumah mereka, mereka akan dilindungi dari roh jahat dan mendapatkan keberuntungan dalam kehidupan mereka.

Dalam budaya modern, bunga Peony masih dianggap sebagai simbol kecantikan, keberuntungan, dan kekuatan magis. Banyak orang yang menggunakan bunga Peony sebagai hadiah atau dekorasi dalam perayaan-perayaan khusus, seperti pernikahan, ulang tahun, atau acara-acara penting lainnya.

Bahkan ada yang membuat replika bunga peony yang indah sebagai mata cincin.

Bunga Peony Artificial Di Rangkaian Standing Flower dan Buket Bunga

Mengingat susahnya budidaya bunga Peony di Indonesia, maka banyak rangkaian bunga yang dipakai di Indonesia menggunakan bunga Peony artificial atau buatan.

Namun, meski tidak asli, bunga Peony ini tetap indah saat dipajang di rangkaian bunga Standing Flower maupun Buket Bunga.

Berikut beberapa contoh rangkaian bunga Peony yang ada di katalog kami:

Peony Flower Autumn in Paris Artificial Flower

Standing Flower Autumn in Paris Artificial Flower

Bunga Meja dengan bunga peony yang cantik

Bunga Meja Royal Rose

Buket Bunga Speechless dengan bunga peony yang elegan

Buket Bunga Speechless – Artificial Flower

Banyak rangkaian bunga Peony yang dipadukan dengan bunga mawar hingga anggrek dan anyelir. Semua bunga tersebut melambangkan perasaan kasih sayang.

Bunga peony bukan hanya indah dilihat tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam. Dari cinta dan romansa hingga kemakmuran dan kehormatan, peony menawarkan banyak makna yang dapat diapresiasi dalam berbagai konteks.

Dengan memahami arti di balik warna dan penggunaannya, kita dapat menghargai bunga peony lebih dalam dan memanfaatkannya dalam berbagai kesempatan.

Previous

Arti Bunga Mawar Merah dalam Cinta, Pahami Sejarahnya

Next

This is the most recent story.